Setelah lama
bertahan, kini tiba waktuku untuk mengakhiri kisah ini. Kau bukan yang aku
inginkan, telah lama ku ingin menutup buku tentang kisah ini. Namun,
pertahananku sebagai seorang perempuan sabar melawan semuanya. Setelah kejadian
itu, pertahananku pun runtuh tak terkendali. Tidak ingin lagi melanjutkan atau
pun mengenang sedikitpun. Kau hanya sebagian kecil dari manusia yang berpikir
kerdil. Langkah kakiku pun mulai beranjak dari kisah pahit ini, ingin menjauh
dan pergi dari semua ini. Kau bukanlah segalanya, kau hanyalah sedikit dari
sebagian kecil hidupku. Kau yang mengajarkanku kesabaran, kekuatan dari diriku
bahkan mengajarkanku menjadi manusia yang sadar dari sebuah kemunafikan
seseorang. Dan itulah kamu, kemunafikan yang kau miliki semakin membuatku sadar
untuk bangkit dari keterpurukan yang sia – sia.
Jangan kau
hadir lagi dan jangan kau ganggu hidupku lagi. Aku ingin melanjutkan kisahku di
buku selanjutnya. Dirimu telah berakhir di buku sebelumnya dan tidak akan ada
lanjutan dari kisah itu. Aku ingin buku baru di hidupku dan aku ingin buku ini
menjadi buku terakhir dari hidupku. Tanpa ada kamu lagi dan hanya ada dia dan
mereka. Hidupku akan lebih sempurna tanpa ada kamu, dan itulah harapanku malam
ini. Di ruang gelap dengan suara merdu dari lantunan musik ini menjadi saksiku
ketika mengetik tulisan yang berharap menemukan sosok yang akan mewujudkan
harapanku ini dan itu BUKAN KAMU...
Say good
bye for
you.................................................................................

Semoga dengan perpisahan ini bukan luka yang tersimpan, jika ada luka biarkan luka itu kering. semoga juga perpisahan ini menjadi awal untuk yang lbh baik untuk Anda dan saya.
BalasHapusI Always Remember You