Jumat/25 April
2012 hari ini, aku mendengar berita duka kepergian salah seorang keluargaku.
Dia sosok ayah teladan bagi anak – anaknya. Ayah yang telah ditinggal oleh
istrinya kini telah pergi menyusul ke tempat istri tercintanya itu. Sedih
mendengar berita itu, tak ada lagi orang tua bagi anak – anak mereka, belum
usai kesedihan kepergian dari ibunda mereka, kini harus ditinggal oleh ayahnya
lagi. Sangat miris, aku yang hanya berstatus saudara sepupu saja sudah cukup
sedih melihat kenyataan ini apalagi mereka yang ditinggalkan orang tuanya. Jumat
ini pun kini menjadi kelam dan penuh dengan rintihan kesedihan sekumpulan manusia
yang telah ditinggalkan. Namun, yang membuatku semakin haru adalah kepergian
ayah teladan ini, ia pergi di rumah Allah SWT dalam keadaan menunaikan shalat
Jumat. Sungguh indah beliau dijemput di rumah Allah, tak semua hamba-Nya
diperlakukan sperti ini. Sekarang yang harus dilakukan segenap keluarga besar
hanyalah sabar dan mendoakan beliau pergi dengan tenang serta diterima
disisi-Nya.
Satu
kesyukuranku saat ini adalah aku masih bisa melihat kedua orang tuaku, masih
bisa mendengar celoteh mereka, masih bisa mendengar perintah mereka, dan masih
bisa melihat wajah lusuh mereka yang terpancar harapan besar pada anak –
anaknya. Tak ingin ku sia – siakan waktu yang diberikan padaku untuk mengabdi
pada kedua sosok yang begitu sempurna ini. Sempurna di mataku, karena mereka
aku ada di sini, karena mereka aku seperti sekarang dan karena mereka aku
mengenal Cinta. Cinta kepada mereka dan cinta kepada yang menciptakan kami.
Terima kasih
Tuhan, terima kasih atas pemberianmu yang sempurna itu, terima kasih atas waktu
panjang ini, tak akan ku sia – siakan kehadiran mereka di hidupku. :’)
sayang
kedua sosok.
SEMPURNAkuu.
mom_dad.
:*
