Malam ini,
saya sempat membaca sebuah blog yang isinya sangat mengharukan dan sangat
nusukk di hati, *lebay. Hehhee. Gimana tidak jadi lebay, tulisan itu benar –
benar kena dengan diri dan kisahku. “Perbedaan Agama” inilah kata kunci
utamanya. Kisahku yang begitu lama mengagumi dan akhirnya benar – benar menyayangi
manusia yang begitu manis di mataku itu. Mengagumi seseorang dalam jangka waktu
yang cukup lama, kurang lebih 3 tahun aku mengagumi manusia itu yang akhirnya
harus menerima kenyataan kalau aku tak bisa bersamanya karena perbedaan yang
tidak bisa ditolerir itu. Kenapa harus ada perbedaan seperti itu? Kenapa harus
terjadi padaku? Kenapa coba??? Hal ini membuatku harus ikhlas melupakan
kenangan – kenangan manis bersamanya, melupakan sosok seorang kakak yang begitu
penyayang buatku.
Manusia ini
membuatku hampir gila karena memikirkannya, disetiap pembicaraanku selalu saja
ku sebut namanya. Doaku pun terselip namanya, tapi aku sampai tak berhenti
berharap pada sebuah keajaiban. Pantas saja ku sebut diriku pemimpi, berharap
pada sesuatu yang belum pasti. Haha... Aku begitu berharap padanya, lama ku
nanti, lama ku kagum padanya dan aku tak ingin penantian yang sia – sia sampai
aku terlalu optimis untuk memiliki orang itu.
Sampai akhirnya
aku pun harus sadar dan pesimis tentang harapanku itu. Kuyakinkan dalam diriku,
kalau aku tak mungkin bisa dan tidak akan pernah bisa bersamanya! Aku harus
berhenti berharap dan mencoba mencari hal baru yang lebih menarik. Hanya itu
usaha yang harus ku lakukan, namun usaha ini justru semakin sia – sia saja. Huhhh...
Sosoknya selalu saja hadir di depan mataku. Semakin ingin ku lupakan tentang
dia, semakin kuat perasaanku ke manusia ini. Anehh! Kenapa dia selalu saja
mengganggu pikiranku! Bahkan di alam mimpi pun dia juga selalu hadir dan
mengusikku. Apa ini salahku? Apa yang harus ku lakukan? Di dunia nyata aku
ingin melupakannya, tetapi selalu saja di hadir. Di dunia maya aku juga ingin
melupakannya, tapi kenapa dia justru hadir di mimpiku? Hahhhh.... Sungguh aneh
dan berat! Dia tetap saja selalu mengusik duniaku. Duniaku luas dan tidak ada
batasnya, namun di setiap sudut dia selalu saja membayangiku. Perbedaan itu
sudah sangat jelas dan jelas pula aku tak bisa bersamanya. Tapi dan tapi lagi,
hantunya selalu mengganggu hidupku! Bagaimana aku bisa mencari hal baru kalau
dia selalu menghantuiku?!! Kekesalan terkadang terlintas di benakku, semakin
banyak pertanyaan, apa maksud ini semua??? Aku benar – benar frustasi
dibuatnya, #lebaylagi.
Sekarang yang
bisa ku lakukan hanya menunggu sosok lain yang mampu menghilangkan rekaman
tentang dia di memoriku. Ingin ku instal ulang dan memulai dari data – data baru
lagi. Menunggu.menanti.berharap. #wish
Catatan.dini.hari.
tentang.dia.yang.berbeda.
:’)
oh... ini mi ternyata selama ini.. toch???kok saya nda pernah tahu yach.. kasian dech saya pernah menyayangi orang yg ternyata tak pernah menginginkan kehadiranku.. malang yach saya.. kasian.........
BalasHapus